Gandeng Anggota DPD-RI, PMII Kutai Timur Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

pmiikutim.or.id - Pengurus Cabang Kutai Timur Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaaan dengan menghadirkan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Dr. H. Mahyudin, ST., MM.  Kegiatan  ini berlangsung pada Kamis (13/11/2020) di Lantai 2 Gedung DPD KNPI Kutai Timur.

Agenda tersebut dikhususkan kepada Seluruh Anggota dan Kader PMII Cabang Kutai Timur. Irwansyah , selaku Ketua Cabang PMII Kutai Timur  menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil rembukan dari seluruh pengurus Cabang yang dikonsep sederhana, namun outputnya jelas.

"Agenda seperti ini perlu kita lakukan untuk mengingatkan bahwa ideologi kita sebagai warga negara adalah pancasila, Maka perlu anggota dan kader PMII khususnya Kutai Timur harus memahami itu", tuturnya.

Irwansyah juga mengaku bahwa ini berangkat dari rasa keresahan PMII sebagai Organisasi kemahasiswaan melihat zaman sekarang banyak orang-orang yang berperang Ideologi.

"Guna Anggota dan kader PMII mempelajari hal ini selain sebagai orang yang paham nanti, Anggota dan kader PMII juga bisa memfilter orang-orang yang demikian”, ujarnya.

Kegitan sosialisasi ini dihadiri oleh Ikatan Alumni dan Majelis Pembina Cabang serta peserta yang mencapai 40 orang dari Anggota dan Kader PMII Cabang Kutai Timur dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi.

Dalam Kesempatan tersebut, Mahyudin mengatakan dalam isi sosialisasinya bahwa Pancasila adalah dasar negara yang tidak bisa diubah karena ddengan ambisius sebagian orang yang ingin mengganti ideologi yang tidak bersifat kebangsaan.

"Karena didalamnya ada cita-cita negara kita, dan Pancasila yang dilahirkan penuh dengan pertimbangan, pancasila lahir dengan nilai-nilai kebangsaan, maka dari itu kita tidak bisa mengubah ideologi negara kita dengan ideologi yang tidak berkebangsaan", tegas Mahyudin.

Acara sosialisasi ini berjalan dengan khidmat dan disambut antusias oleh anggota dan Kader PMII. Hal ini mengingat banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan dan pendapatnya mengenai meteri yang disampaikan oleh Narasumber. (Oja)

0 Comments