SUCI NASTITI, Nahkodai PMII Cabang Kutai Timur Periode 2016-2017

PMII Kutai Timur. Senin (08/02) kepengurusan PMII Kutai Timur kini telah berganti dari sahabat Nasirudin digantikan oleh sahabat Suci Nastiti. Prosesi pergantian pengurus ini diawali dengan rentetan kegiatan mulai dari Seminar Nasional dengan tema “Menguatkan Iintegritas Kebangsaan Dengan Nilai Luhur Islam Nusantara" dan dianjutkan dengan Konferensi Cabang (KONFERCAB) yang ke V yang bertemakan “Mengukuhkan Visi Gerakan PMII Kutai Timur Untuk Mewujudkan Kutai Timur Bermartabat”.

Kegiatan seminar berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Sangatta Utara, sedangkan KONFERCAB berlangsung BPP-UTK Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur. Seminar Nasional Kebangsaan & Pembukaan yang dihadiri oleh Pengurus Cabang, GP ANSOR Kab. Kutai Timur, Alumi PMII Kutai Timur, Mabincab PMII Kutai Timur, DPD KNPI Kab. Kutai Timur, BEM STIE, BEM STAI SANGATTA, Sapma PP, GMNI, HMI dan Nahdlatul Ulama Kab. Kutai Timur yang sekaligus membuka acara Seminar Nasional Kebangsaan dan konferensi PMII Cabang Kutai Timur yang ke V. Selain itu pembukaan acara Seminar Nasional Kebangsaan & KONFERCAB juga sangat meriah karena di hadiri oleh seluruh kader PMII STAI Sangatta, Rayon Tarbiyah dan Rayon Syari’ah yang berjumlah kurang lebih 150 kader dan anggota.


Dalam sambutanya Ketua Panitia, sahabat Abdul Manab menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PMII Kutai Timur yang telah menghadiri kegiatan Seminar nasional kebangsaan dan konfercab ke -V. Konfercab merupakan forum evaluasi, penilaian dan menyusun GBHO serta pemilihan Ketua Umum Cabang baru masa khidmat 2016-2017 dan Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menghadiri kegiatan Seminar nasional kebangsaan dan konferensi cabang V PMII Kutai Timur.

Ketua Umum PMII Cabang Kutai Timur yang saat itu masih dijabat oleh sahabat Nashirudin menyampaikan dalam sambutanya, ucapan terima kasih kepada seluruh kepengurusan yang telah mampu mengemban amanah dan tidak lupa pula kepada sahabat-sahabat anggota, kader pengurus rayon dan komisariat yang telah mampu bersama-sama melaksanakan dan mengikuti kaderisasi.


"Semoga proses yang dilakukan sahabat-sahabat didalam PMII bisa menjadi bekal nanti ketika sahabat-sahabat terjun langsung di masyarakat dan semoga pula siapapun yang mengemban amanah nanti PMII Cabang Kutai Timur masa khidmat 2016-2017 akan lebih baik dalam kaderisasi dan selalu progresif dalam mengawal dan mengontrol kebijakan-kebijakan pemerintah baik dilevel Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat. Jadi jangan pernah berharap meminta apapun dari PMII tapi berfikirlah apa yang mau diberikan untuk PMII , dan semoga PMII Cabang Kutai Timur Kedepan lebih baik dari sebelumnya", tutur Nasirudin dalam sambutannya`

Majelis Pembina Cabang (MABINCAB) Sahabat Hariono, M.S.I dalam sambutannya menuturkan “jadilah kader-kader yang militant yang mampu membawa perubahan karena kalian semua adalah generasi bangsa yang di harapkan oleh seluruh bangsa Indonesia khususnya kabupaten Kutai Timur.” Selain itu beliau juga menambahkan bahwa dalam pemilihan ketua umum PMII selanjutnya dan menemukan pemimpin yang jauh lebih baik.

Asas yang dilakukan dalam KONFERCAB kali ini menggunakan cara langsung oleh peserta sidang yang memuncul empat Bakal Calon (Balon) yaitu Zulkadrin, Suci Nastiti, Nur Muhabibudin dan Abdul Manab. Karena dalam tahap BALON muncul empat Kandidat maka diteruskan tahap selanjutnya yaitu tahap Pemilihan Ketua Umum PMII Cabang Kutai Timur Masa Ibadah 2016-2017. Akan tetapi setelah diadakan kesiapan dari masing-masing Balon hanya satu orang yang bersedia menjadi calon ketua umum yaitu Sahabati Suci Nastiti yang langsung dilaksanakan pemilihan secara aklamasi sehingga Sahabati Suci Nastiti menjadi Ketua Umum Mandataris KONFERCAB PMII Cabang Kutai Timur Masa Ibadah 2016-2017.

Dalam sambutanya Sebagai Mandataris KONFERCAB Ke-V sahabati Suci Nastiti menyampaikan bahwa PMII adalah milik kita bersama jadi besarnya PMII Cabang Kutai Timur juga bergantung pada sahabat-sahabat yang mendedikasikan dirinya untuk PMII baik tenaga, pikiran, waktu bahkan materil.

0 komentar:

Post a Comment