PMII Kembali Sholat

Merenungi Keadaan dan Kembali ke Tujuan Organisasi

Pentingnya Pendidikan Politik Sejak Dini

Contoh Kegiatan Politik Yang Tidak Mendidik

PMII Kutai Timur Gelar Konfercab

Konfercab PMII Cabang Kutai Timur

Sosok Kartini Masa Kini Telah Pergi

Sosok Inspirasi Pemudi Masa Kini

Noda Hitam Pesta Demokrasi

Pesta Lima Tahunan Yang Harus Dikawal Bersama

Ketum PMII Kutim Paparkan Peran Perempuan Depan Kader HMI

PMII Kutim News–Ketua Umum PMII Cabang Kutai Timur, Suci Nastiti, menyempatkan diri memberikan pemahaman tentang peran perempuan pada kegiatan Diskusi Panel yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Gedung Olah Raga (GOR) SMAN 1 Sangatta Utara pada Minggu (18/09/2017).

Diskusi tersebut digelar dalam rangka Milad KOHATI . Diskusi yang bertemakan “Perempuan Sebagai Solusi Persoalan Bangsa” tersebut ditujukan mengupas peran perempuan dalam pembangunan bangsa dan negara.

Suci yang dikenal sebagai aktivis cukup berpengaruh dikalangan perempuan Kutai Timur tersebut, memaparkan bahwa peran perempuan dalam ranah sosial sangat penting, bahkan perempuan memiliki hak yang sama dengan kaum pria dalam ranah sosial. Terlebih bahwa peran perempuan dalam Islam juga tidak terkooptasi dan terkekang.

Galang Dana, PMII Kutim Kumpulkan Rp 22.900.000 untuk Rohingya

PMII Kutim News- Kepedulian masyarakat Indonesia terhadap penderitaan yang dialami masyarakat Rohingya di Myanmar terus bermunculan dari berbagai kalangan. Tak elak kepedulian tersebut juga hadir dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kutai Timur.

Kepedulian tersebut terlihat saat puluhan anggota dan kader PMII mengadakan aksi pengalangan dana kemanusiaan untuk Rohingya, Minggu (17/9) di beberapa titik keramaian  di Sangatta Kutai Timur.
Dalam sehari aksi kemanusiaan yang bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kutai Timur Tersebut, PMII berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 22.900.000,- .

Menurut Koordinator Lapangan,  Mohammad Riki ,  aksi ini murni sebagai solidaritas terhadap krisis kemanusiaan yang dialami masyarakat Rohingya, dan diharapkan dapat meringankan beban yang mereka derita.  " Alhamdulillah, setelah seharian penuh kita melakukan aksi kemanusiaan, sahabat-sahabat masih semangat. Semoga apa yang hari ini kita usahakan, bisa meringankan penderitaan yang saudara-saudara kita di Rohingya alami”, ujar Riki diakhir kegiatan yang dipusatkan di Pantai Kenyamukan Sangatta.

Aksi Doa Bersama & Lilin Perdamain For Rohingya
























Sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas antar sesama manusia kepada Etnis Rohingya di Myanmar, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kutai Timur menggelar kegiatan Doa bersama dan aksi lilin perdamaian pada Sabtu,(16/09/17). Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota, kader PMII, Pemuda Lintas Agama (PELITA), Badan Amil Zakat Nasional serta perwakilan setiap agama yang ada di Kutai Timur.
Aksi dimulai dengan orasi perdamaian oleh Ketua Umum PC PMII Kutai Timur, Sahabati Suci Nastiti yang mengatakan bahwa kegiatan Aksi ini merupakan sebuah bentuk kepedulian PMII terhadap kejadian yang menimpa Etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.



Krisis kemanusiaan yang terjadi bukanlah semata-mata adalah konflik agama, akan tetapi lebih kepada kepentingan politik dan ekonomi yang disokong oleh militer Myanmar.

“Tidak ada satupun agama yang membenarkan adanya tindakan kekerasan, karena setiap agama mengajarkan untuk saling mengasihi antar sesama manusia”, ujarnya.

Kemudian aksi dilanjutkan dengan menyalakan lilin dan teatrikal yang diiringi dengan pembacaan puisi untuk menggambarkan keadaan Etnis Rohingya saat ini, selain menyalakan lilin dan membacakan puisi secara bergantian, peserta aksi juga melakukan do’a bersama untuk semua korban tragedi Rohingya.

Dalam aksinya, PMII menyatakan beberapa sikap. PC PMII Kutai Timur, mengutuk keras kejahatan kemanusiaan kepada etnis Rohingya, meminta Pemerintah Myanmar agar segera menghentikan kekerasan dan pengusiran pada etnis Rohingya, meminta kepada Pemerintah Indonesia mau mewakili keresahan masyarakat Indonesia dan berani menawarkan diri menjadi mediator sebagai ruang pencarian solusi atas masalah yang tak kunjung henti serta mengusir kedutaan besar Myanmar dari tanah Indonesia jika masalah kemanusiaan ini tidak kunjung selesai.(*IL)

Puluhan Mahasiswa STAI Sangatta Ikut Mapaba PMII



PMII Kutim News  Sebanyak 69 Mahasiswa Baru Kampus STAI Sangatta, mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang digelar oleh Rayon Tarbiyah Ki Ageng Tunggang Parangan dan Rayon Orbit Syariah Komisariat STAI Sangatta, melaksanakan kaderisasi Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) ke -XVI, dilakasanakan dari tanggal 08 s/d 10 September 2017 di Pesantren Darul Ikhlas, Sangatta.