PMII Kembali Sholat

Merenungi Keadaan dan Kembali ke Tujuan Organisasi

Pentingnya Pendidikan Politik Sejak Dini

Contoh Kegiatan Politik Yang Tidak Mendidik

PMII Kutai Timur Gelar Konfercab

Konfercab PMII Cabang Kutai Timur

Sosok Kartini Masa Kini Telah Pergi

Sosok Inspirasi Pemudi Masa Kini

Noda Hitam Pesta Demokrasi

Pesta Lima Tahunan Yang Harus Dikawal Bersama

Pengumuman LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah)


Assalamu'alaikum, Wr, Wb.
Salam Pergerakan

Dalam rangka menyambut Harlah kali ini, PC PMII Kutai Timur mengadakan berbagai perlombaan, diantaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah. Oleh karena itu kepada seluruh anggota PMII di tingkat Komisariat dan Rayon, agar mempersiapkan diri. Adapun syarat lomba yaitu : 



  • Pertama, Peserta berasal dari anggota dan atau kader PMII dari tingkat Pengurus Rayon (Tarbiyah/Syari'ah) dan Pengurus Komisariat STAIS (Wajib mengirimkan 2 orang perwakilan)
  • Kedua, Standar penulisan makalah = standar kampus/perguruan tinggi
  • Tema makalah : Keislaman, Kemahasiswaan, Ke-PMII-an, Keindonesiaan (Pilih Salah Satu)
  • Isi makalah minimal 4 lembar
  • Makalah dikumpul paling lambat tanggal 10 April 2015
  • Pengujian makalah tanggal 11 April 2015

Tunggu Info berikutnya...!

Wallahul muwafiq ila aqwamittoriq.
Wassalamu'alaikum, Wr, Wb.

Peringatan HARLAH PMII Ke-55, PC. PMII Kutim adakan berbagai kegiatan

Logo HARLAH PMII Ke-55 by PC. PMII Kutim



Sangatta - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia akan memasuki usia yang ke-55 pada 17 April mendatang. PC PMII Kutai Timur pun secara perdana akan memeriahkan moment Harlah ke-55 dengan berbagai macam kegiatan.

Sebagai rangkaian kegiatan harlah akan dilaksanakan Dialog Public sebagai pembuka, bakti sosial, serta perlombaan-perlombaan yang diikuti pengurus Komisariat dan Rayon, baik Tarbiyah maupun Syari'ah.

Tak hanya itu, beberapa lomba juga mengundang dari organisasi lain dan sekolah-sekolah yang ada di Sangatta. Kemudian malam puncak akan ditutup dengan Kongko Pergerakan yang diikuti ratusan kader, organisasi eksternal dan tokoh masyarakat.

Berikut jadwal Kegiatan Peringatan HARLAH Ke-55 :
No.
Kegiatan
Waktu
1
Dialog Public
Jum’at, 27 Maret 2015
2
Bakti Sosial
Sabtu, 28 Maret 2015
3
Lomba Futsal
Jum’at – Minggu, 3 – 5 April 2015
4
Lomba LKTI
Sabtu, 4 April 2015
5
Lomba Cerdas Cermat
Minggu, 5 April 2015
6
Lomba Volly antar sekolah
Senin – Minggu, 6 – 12  April 2015
7
Lomba Keislaman
Senin – Rabu, 13 – 15 April 2015
8
Malam Penutupan
Jum’at, 17 April 2015
 *Nb: jadwal sewaktu-waktu bisa berubah

Harapan Baru PMII Kalimantan Timur

Sabtu 28 Maret 2015 Pengurus Koordinator Cabang Kalimantan Timur Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) akan menyelenggarakan Momentum “sakral” sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi PMII Kalimantan Timur akan diselenggarakan, dan semua Cabang PMII se-Kaltim pun mulai “bersolek” untuk menyambut dan berpartisipasi aktif didalamnya, tidak terkecuali PMII Cabang Kutai Timur.

Konkorcab atau Konferensi Koordinator Cabang PMII Kalimantan Timur yang ke VIII akan dilaksanakan di Balikpapan pada hari Sabtu 28 Maret 2015 sampai selesai. Konferensi tersebut akan dihadiri oleh 6 cabang se Kaltim yakni: PC PMII Balikpapan, Samarinda, Paser, Tarakan, Kuta Kartanegara dan Cabang Kutai Timur.

Dalam peyelenggaran Konkoorcab VIII PMII Kalimantan Timur diharapkan mampu menghasilkan produk nilai dan gagasan yang pada penghujungnya mampu diimplementasikan sebagai bagian eksistensi sebuah organisasi dikancah regional.

Berangkat dari sanalah, PC. PMII Kutai Timur sebagai bagian dari herarki organisasi yang turut serta melakukan proses kaderisasi hendak menyumbangkan ide dan gagasannya yang diantaranya adalah :

1. Mempertegas Fungsi Struktural dan Tugas PKC PMII Kalimantan Timur.
2. Mempertegas Wilayah Kaderisasi PKC PMII Kaltim.
3. Menciptakan Isu Regional dan Nasional sebagai Pilihan Strategi Gerakan
4. Sinergitas Wacana Keagamaan dengan NU
5. Membentuk Laboratorium Kajian Aswaja
6. Pro Aktif Menjalin Dialog dengan Kelompok Lintas Agama
7. Peran Strategis Melawan Gerakan Radikalisme
8. Penguatan Institusi Korp PMII Putri (KOPRI) di wilayah Kalimantan Timur khususnya.

Harapan besar dan siapapun yang akan bertarung dan akan terpilih nantinya agar kedepan PKC PMII Kalimantan Timur mampu menjadi lebih baik dan mampu menjadi lokomotif kaderisasi dan gerakan PMII Kalimantan Timur.

Poin-poin penting harapan di atas adalah harapan dari PMII Kutai Timur untuk PMII Kalimantan Timur lebih baik.

NILAI DASAR PERGERAKAN

1. Posisi NDP PMII di dalam tubuh PMII
Nilai Dasar Pergerakan adalah komponen inti sekaligus dasar nilai-nilai (values) yang wajib dianut, diketahui, dan dipahami oleh setiap anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.


A. NDP berfungsi sebagai:
1) Kerangka Refleksi
Sebagai kerangka refleksi, NDP merupakan ruang untuk melihat dan merenungkan kembali secara jernih setiap gerakan dan tindakan organisasi. Di dalam refleksi, gerakan dan tindakan organisasi dihadapkan untuk berdialog dengan rumusan-rumusan Nilai Dasar Pergerakan. Dialog ini sejatinya harus berlangsung terus-menerus, sehingga butiran-butiran Nilai Dasar Pergerakan menjadi hidup dan menjiwai setiap gerak dan kegiatan organisasi. Merupakan kewajiban setiap anggota untuk senantiasa melakukan perenungan dan refleksi apakah tindakan dan kegiatannya telah mendekati Nilai Dasar Pergerakan.

2) Kerangka Aksi
Sebagai kerangka aksi, NDP merupakan landasan etos gerak organisasi dan setiap anggota. Sebagai kerangka aksi, etos akan muncul dari proses aksi – refleksi yang dilakukan secara terus-menerus. Tahap memahami Nilai Dasar harus segera diikuti dengan ikhtiar untuk mewujudkan Nilai itu dalam gerak dan tindakan, kemudian setelah bergerak dan bertindak harus pula segera ditinjau apakah tindakan dan gerakan itu telah memenuhi atau mendekati Nilai Dasar.

3) Kerangka Ideologis
a. Menjadi peneguh tekad dan keyakinan anggota untuk bergerak dan berjuang mewujudkan cita-cita dan tujuan organisasi.

b. Menjadi landasan berpikir dan etos gerak anggota untuk mencapai tujuan organisasi melalui cara dan jalan yang sesuai dengan minat dan keahlian masing-masing.

B. Kedudukan

1) NDP menjadi rujukan utama setiap produk hukum dan kegiatan organisasi
2) NDP menjadi sumber kekuatan ideal setiap kegiatan organisasi
3) NDP menjadi pijakan argumentasi dan pengikat kebebasan berfikir, berbicara dan bertindak setiap anggota.


2. Isi NDP
NDP memuat 4 komponen dasar, yakni Tauhid (Teologi Monoteis (لاإله إلاّالله, Hablum Minallah(hubungan transedental dengan Allah SWT), Hablun Minan Naas (hubungan Immanen kepada sesama manusia), dan Hablun Minal ‘Alam (hubungan terhadap alam).

Skema NDP dapat digambarkan sebagai berikut.


Sketsa: Masduki Zakaria 

Penjelasan:
a. Tauhid (membedah Tuhan dari berbagai macam perspektif agama-agama), menjadi pokok landasan PMII dalam berpikir, berdzikir, dan beramal sholeh. Pemahaman Tauhid yang dianut oleh PMII adalah menurut madzhab Imam Asy’ari dan Imam Al-Maturidi

b. Hablun Minallah (hubungan transendental kepada Allah)
Kita dapat berhubungan baik kepada seseorang karena kita mengenalnya.Bercengkerama, bercanda, meminta, bahkan tertawa. Demikian pula pola hubungan dengan Allah SWT akan baik tatkala kita sudah mengenalnya dengan baik dengan landasan Tauhid yang benar.

c. Hablun Minan Naas (hubungan kepada sesama manusia)
“Dan Kami ciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk,” demikian terang Allah SWT dalam surat At-Tiin ayat 4 yang menyatakan posisi manusia diantara tak terhitungnya ciptaan-Nya. Dan masih banyak ayat yang menerangkan tentang kedudukan manusia di hadapan Tuhan dan di alam semesta.

d. Hablum minal ‘alam.
Tugas manusia adalah menjadi khalifah di muka bumi.


3. Ayat-ayat NDP (84 ayat)
A. Tauhid (12 ayat)

قُلْ هُوَاللهُ أَحَدٌ‘ اَلله الصَّمَدُ‘ لَمْ يَلِدْوَلَمْ يُوْلَدْ‘ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًاأَحَدٌ‘ {الإخلاص: }

Artinya: “Katakanlah: “Dialah Allah yang maha Esa, Allah adalah Tuhan tempat meminta, Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia”. (QS. Al-Ikhlash: 1-4).

فَلَمَّاجَاءَهُمْ بِالْحَقِّ مِنْ عِنْدِنَاقَالُوْااقْتُلُواأَبْنَاءَالَّذِيْنَ آمَنُوْامَعَه‘وَاسَتَحْيُوْانِسَاءَهُمْ ‘ وَمَاكَيْدَالْكَافِرِيْنَ إِلاَّفِىْضَلَاٍل {المؤمن: }


Artinya: Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi kami mereka berkata: “Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarlah hidup wanita-wanita mereka”. Dan tipu daya orang-orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia belaka. (QS. Al-Mukmin: 25). 

وَمَنْ يَرْغَبُ عَنْ مِلَّةِ إِبْرَاهِيْمَ إِلَّا مَنْ سَفِهَ نَفْسَهُ وَلَقَدِاصْطَفَيْنَاهُ فِى الدُّنْيَا وَإِنَّهُ فِى الْآخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِيْنَ ‘ إِذْقََالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ قَالَ أَسْلَمْتُ 


لِرَبِّ الْعَالَمِيْنَ {البقرة : }


Artinya: Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang-orang yang memperbodoh diri mereka sendiri, dan sungguh kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: ”Tunduk dan patuhlah!, Ibrahim menjawab: ”Aku tunduk dan patuh kepada Tuhan semesta alam”. (QS. Al-Baqarah: 130-131).

Selanjutnya bisa dilihat di ayat lain;
(QS. Al-Hasyr: 22-24), (QS. Al-Baqarah: 3), (QS. Al-’Alaq: 4), (QS. Al-Isra’: 7). (QS. Al-Baqarah: 30), (QS. Al-’Araf: 129), (QS. An-Nahl: 62), (QS. Fathir: 39).

B. Hubungan Manusia Dengan Allah (39 ayat)

وَمَاخَلَفْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُوْنَ {الذاريات: }


Artinya: Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. (QS. Adz-Dzariyat: 56).

وَلَقَدْذَرَأْناَلِجَهَنَّمَ كَثِيْرًامِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ‘ لَهُمْ قُلُوْبٌ لاَ يَفْقَهُوْنَ بِهَا ‘ وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لاَيُبْصِرُوْنَ بِهَا ‘ وَلَهُمْ اَذَنٌ لاَ يَسْمَعُوْنَ بِهَا ‘ أُولَئِكَ كَالْأنعْاَمِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ‘ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُوْنَ {الأعراف : }


Artinya: Dan sesungguhnya kami jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan jin dan manusia, mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka itu seperti binatang ternak bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al-’Araf: ).


قَالَ إِنِّى أُرِيْدُأَنْ ُأنْكِحَكَ إِحْدَى إِبْنَتَيَّ هَاتَيْنِ عَلَى أَنْ تَأْجُرَنِى ثَمَاِنىَ حِجَجٍ ‘ فَإِنْ أَتْمَمْتَ عَشْرًا فَمِنْ عِنْدِكَ ‘ وَمَا أُرِيْدُ أَنْ أَشُقَّ عَلَيْكَ ‘ سَتَجِدُنِى إِنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصَّالِحِيْنَ {القصص : }

Artinya: Berkatalah dia (Syu’aib): “Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakkau ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun, maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik”. (QS. Al-Qhashash: 27).

Selanjutnya bisa dilihat di ayat lain;
(QS. Shad: 82-83). (QS. Al-Hujurat: 4). (QS. Ali-Imran: 153). (QS. Huud: 88) (QS. Al-An’Am: 165). (QS. Yunus: 14).(QS. Shad: 72) (QS. Ah-Hijr: 29). (QS. Al-’Ankabut: 29).(QS. Ar-Ra’du: 11).(QS. Al-Hadid: 22). (QS. Ali Imran: 159). (QS. Al-Baqarah: 213).(QS. Al-A’raf: 54). (QS. Huud: 7). (QS. Ibrahim: 32). (QS. An-Nahl: 3). (QS. Al-Isra’: 44). (QS. Al-’Ankabut: 44). (QS. Luqman: 10). (QS. Az-Zumar: 5). (QS. Qaf: 38).(QS. Al-Furqan: 59). (QS. Al-Hadid: 4). (QS. Ar-Ra’du: 8). (QS. Al-Hijr: 21). (QS. Al-An’am: 96). (QS. Yasin: 38). (QS. As-Sajadah: 12). (QS. Al-Furqan: 2).(QS. Al-Qomar: 49). (QS. Al-Baqarah: 164). (QS. Yunus: 5).(QS. An-Nahl: 12). (QS. Ar-Rum: 22). (QS. Al-Jatsiyah: 3).

C. Hubungan Manusia Dengan Manusia (12 ayat)

أَفَحِسْبتُمْ أَنمَّاَخَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَاَنكَّمُ ْإِلَيْنَالاَتُرْجَعُوْنَ {المؤمنون : }

Artinya: Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya kami mencipatakan kamu secara main-main saja, dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?. (QS. Al-Mukminun: 115).


يَاَأيهُّاَالنَّاسُ إِناَّخَلَقْناَكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّأُنثْىَ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوْباًوَّقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوْاإِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَاللهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ {الحجرات : }


Artinya: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat: 13).

َالْهَكُمُ التَّكَاثُرُ ‘ حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ ‘ كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ‘ ثُمَّ كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ‘ كَلاَّ لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِ ‘ لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمِ ‘ ثُمَّ لَتَرَوُنهَّاَعَيْنَ الْيَقِيْنِ ‘ ثُمَّ لَتُسْئَلُنَّ يَوْمَئِذٍعَنِ النَّعِيْمِ {التكاثر : }


Artinya: Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk kedalam kubur, janganlah begitu kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu kelak kamu akan mengetahui, janganlah begitu jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang ayakin, niscaya kamu akan benar-benar melihat neraka jahim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yakin, kemudian kamu pasti akan ditanyakan pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). (QS. At-Takatsur: 1-8).


َويْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَ ةٍ ‘ َالَّذِى جَمَعَ مَالاً وَّعَدَّدَهُ ‘ يَحْسَبُ َأنمَّاَلَهُ أَخْلَدَهُ ‘ كَلاَّ لَيُنْبَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِ ‘ وَمَاأَدْرَاكَ مَاالْحُطَمَةُ ‘ نَارُاللهِ الْمُوْقَدَةُ ‘ الَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ ‘ إِنَّهَاعَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ ‘ فِىْ عَمَدٍمُّمَدَّدَةٍ {الهمزة : }

Artinya: Kecelakaan bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya, sekali-kali tidak “sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Hutamah”, Dan tahukan kamu apa Huthamah itu?, Yaitu api yang disediakan Allah yang dinyalakan, yang membakar sampai ke hati, sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, sedang mereka itu diikat pada tiang-tiang yang panjang. (QS. Al-Humadzah: 1-9).

Selanjutnya bisa dilihat di ayat lain;
(QS. Al-Ma’un: 1-7). (QS. Az-Zumar: 49). (QS. Al-Hjj: 66). (QS. Ah-Mu’minun: 57-61). (QS. Al-Kafirun: 1-6). (QS. Al-Hujurat: 9-10).

D. Hubungan Manusia Dengan Alam (21 ayat)

وَاِلَى ثَمُوْدَأَخَاهُمْ صَالِحًا ‘ قَالَ يَاقَوْمِ اعْبُدُوااللهَ مَالَكُمْ مِنْ اِلَهٍِ غَيْرهُ ‘ هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْاَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيْهَافَاسْتَغْفِرُوْهُ ثُمَّ تُوْبُوْاإِلَيْهِ إِنَّ رَبىِّ قَرِيْبٌ مُجِيْب {هود : }


Artinya: Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh, Shaleh berkata: “Hai kaumku sambahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurannya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepadanya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (do’a hamba-Nya). (QS. Huud: 61).


وَابْتَغِ فِيْمَااَتَكَ اللهُ الدَّارَ اْلاَخِرَةَ وَلاَ تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَاوَاَحْسِنْ كَمَااَحْسَنَ اللهُ اِلَيْكَ وَلاَ تَبْغِ الْفَسَادَفِى اْلاَ رْضِ اِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ {القصص : }


Artinya: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Ah-Qhashash: 77).


وَاَتَيْنَاهُ فِى الدُّنْيَاحَسَنَة ًوَاِنَّهُ فِى اْلاَخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِيْنَ {النحل : }


Artinya: Dan kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. (QS. An-Nahl: 122).

Selanjutnya bisa dilihat di ayat lain;
(QS. Al-Baqarah: 130). (QS. Al-Ankabut: 38). (QS. Al-Ankabut: 64). (QS. Al-Jatsiyah: 3-5). (QS. Asy-Syu’ara: 20). (QS. Yusuf: 109). (QS. Al-Baqarah: 29). (QS. Al-Baqarah: 30). (QS. Al-Ghosyiyah: 17-26). (QS. Ar-Ruum: 41). (QS. Al-Baqarah: 62). (QS. Al-’Ashr: 1-3). (QS. Al-Mukminun: 17-22) (QS. An-Nazi’at: 27-33).

Sumber: Materi MAPABA Ke-2 (2014) Komisariat STAI Sangatta Kutai Timur

Pesan Singkat Untuk PMII Kutai Timur Ke Depan


Di tengah gejolak yang mewarnai perjalanan bangsa Indonesia saat ini, perlu menjadi renungan tersendiri khusunya bagi warga PMII Kutai Timur. Bangsa yang penuh dengan kepungan kapitalisme global, di mana menurut KH. Abdul Mun’im, pengurus PB NU, mengatakan Indonesia saat ini dikepung oleh neo liberal, neo komunisme, social demokrat, dan islam radikal. Kita ketahui bersama bahwa di Indonesia saat ini gencar adanya gerakan-gerakan pendirian Negara islam, gerakan-gerakan anti bidah, gerakan-gerakan sparatis, yang tentunya semua itu dapat menimbulkan perpecahan bangsa ini.

Persoalan-persoalan tersebut tentunya menjadi “PR” besar bagi PMII yang seyogyanya sebagai kader muda NU. Namun sayangnya, menurut penulis, PMII saat ini secara nasional maupun di daerah Kutai Timur sendiri, tempat penulis berdomisili, PMII saat ini mulai jauh dari ruh-ruh perjuangan. Kita ketahui bersama bahwa NU maupun PMII identik dengan masjid dan tradisi-tradisi shalawat maupun ziarah kubur yang menjadi tonggak pergerakan waktu itu, namun saat ini semua itu perlahan-lahan makin jauh dari ruh pergerakan. Akhirnya, kondisi yang demikian tersebut menjadikan PMII tidak mempunyai identitas dan paradigma pergerakan yang jelas sesuai dengan kondisi bangsa saat ini.

Dengan melihat kondisi bangsa dan PMII saat ini, kita semua harus melihat sejarah dan latar belakang pendirian organisasi tersebut itu sendiri, seperti halnya induk organisasi PMII, NU semenjak berdirinya menjadi garda terdepan untuk memperjuangkan kemerdekan Indonesia dan mempertahankan keutuhan NKRI, menjadikan masjid dan pesantren sebagai basis dan sentral gerakan. Kita ketahui bersama juga bahwa kejayaan islam dan peradaban masyarakat yang Madani dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dari masjid sebagai sentral gerakan. Berkaca dari hal tersebut, PMII yang mendeklarasikan diri sebagai organisasi yang satu kultur dan aswaja sebagai ideologi pergerakan, saat ini harus mulai merubah pola pengkaderan dan “kembali” ke masjid agar PMII menjadi sebuah organisasi yang kuat untuk mempertahankan keutuhan NKRI. Begitu juga halnya dengan PMII Kutai Timur yang baru berumur 7 tahun harus mempunyai pola pengkaderan dan melakukan gerakan “kembali” ke masjid dan pesantren.

Belajar dari pengalaman selama 7 tahun, dengan dinamika yang kompleks dan fluktuatif, serta kondisi daerah yang heterogen menjadi pelajaran berharga yang harus menjadi “kaca benggala”, meminjam kata Soekarno sebagai pegangan dalam melakukan gerakan ke depan. Kondisi masyarakat Kutai Timur yang individualis dan rentan dengan susupan-susupan ideologi islam radikal, tidak boleh lepas dari tanggungjawab PMII sebagai organisasi sosial kemasyarakatan. Untuk itu hal yang paling utama dan pertama dilakukan oleh PMII Kutai Timur kepengurusan yang baru ini adalah perkuat SDM Anggota dan Kader PMII dengan nilai-nalai islam ahlussunah wal-jama’ah dan melakukan gerakan “kembali” ke masjid, agar masjid kita tidak “ditempati” orang lain. PMII Kutai Timur ke depan juga harus memelihara sinergitas dengan NU dan banom-banomnya yang telah terbangun. Dan tidak kalah penting pula PMII menjadikan organisasi-organisasi lain menjadi mitra gerakan. (Mukhtar)


PMII BERJUANG - PELANTIKAN PKC KALTIM